Menebak Potensi Fildan Rahayu
Januari 2017 tampaknya menjadi awal yang membahagiakan bagi masyarakat Buton khususnya Kota Baubau. Mulai dari meja makan, warung kopi, dan sampai ke ruang media sosial, semua warga Sulawesi Tenggara ramai membincangkan Fildan Rahayu. Saya baru sadar ketika membuka laman Facebook pribadi. Terlihat banyak sekali kiriman teman-teman mengenai Fildan. Pantas saja, ternyata lelaki itu lolos audisi D'academy 4 2017 Indosiar. Wah, apa? anak Baubau lolos audisi kontes Dangdut bergengsi itu? kok bisaa? Coba kita lihat potensi yang dimiliki pemuda tampan ini.
***
***
Spontan saya menelusuri nama Fildan Rahayu ke Youtube. Kemudian sampailah saya ke dokumentasi video audisi dan tampak suasana audisi D'academy 4 jadi adem-ayem dalam video itu. Nada-nada gitar dan suara merdu Idan berhasil merampas jiwa salah satu juri cantik dalam ruangan menegangkan tersebut. Suara lelaki umur 25 tahun itu benar-benar sangat nyaman di telinga. Tanpa sadar, ternyata juri cantik yang terpukau itu adalah 'Iis Dahliah', penyanyi dangdut tersohor itu telah mendekap tubuh Fildan usai menyanyikan lagu kedua, Tum Hi Hoo. 'Kolaba lagi', kata orang Buton hehe. Mari kita tilik sedikit potensi beliau ini...!!!
Usai menyaksikan video audisi tersebut semakin jelas bahwa pria asal Baubau itu sungguh memiliki karakter berbeda dari penyanyi lainnya. Sepanjang video audisi, saya semakin yakin bahwa 'sabangka' ini telah menununjukkan vocal bernyanyi yang profesional. Mengapa? Sebab, ia tidak terseret ke dalam karakter penyanyi asli dari lagu yang ia bawakan. Sepatah nada pun tidak saya temukan ia meniru suara penyanyi tertentu. Improviasasinya cukup cerdik dan pada nada tingginya dia tidak asal teriak. Produksi suaranya yang bulat sangat menunjukkan pemahaman vocal yang baik.
Karena masih penasaran, akhirnya saya coba menelusuri video lain dengan versi lagu lain dari youtube. Untuk membuktikan kekaguman ini, saya pilih rekaman video saat ia menyanyikan lagu yg dipopulerkan Rhoma Irama 'Kana'. (Simak https://youtu.be/m3jV1q2ku3M). Alasan saya memilih lagu tersebut adalah, karena kita ketahui bahwa karakter Bung Rhoma di Nusantara berhasil 'me-Roma-isasikan' semua penyanyi Dangdut. Apakah Fildan juga 'ter-Roma-isasi'? Mari kita analisis.
Dan ternyata, wow, cukup harmonis performa Fildan di lagu Kana tersebut. Simak lagi saja videonya di atas. Idan bernyanyi sambil meniup seruling dengan merdunya dan diiringi petikan mahir gitar sang Ayah yang membahana. Kolaborasi Ayah-Anak dalan video itu sangat menyanjungkan. Nah, apakah Anda melihat Bung Rhoma dalam video lagu Kana tersebut? Ataukah Anda melihat Arijit Singh dalam video audisi Fildan Rahayu di D'academy 4 2017? Bagiku, sama sekali Fildan tidak terbelenggu dengan karakter suara dari sosok yang jutaan manusia idolakan itu, termasuk pria Baubau ini tampaknya juga mengagumi Raja Dangdut itu. Namun, dengan jam terbang dan kedalaman insting musik yang Idan miliki, tentulah kontaminasi suara tersebut tdk lagi berpengaruh.
Semua petunjuk dari sejumlah tabir potensi Fildan Rahayu melalui beberapa videonya cukup menjelaskan seorang penyanyi potensial. Penting untuk kita ketahui, sebenarnya bagaimana Fildan Rahayu sampai menuju dan lolos audisi D'academy 4 Indosiar? Siapakah guru musik Fildan Rahayu? Dari sosok seperti apakah ia terinspirasi? Untuk menjawab tiga pertanyaan tersebut, marilah kita memberi dukungan dan doa sebagai langkah awal. Agar kebanggan kita, yakni pemuda bersuara emas itu, dimudakan menggapai impiannya. 'Tompa Laijo' Idan,,, saangke limamu Aida.
Ciputat, 17 Januari 2017


Komentar
Posting Komentar