INFO KULINER BUTON

Assalamu"alaikum Wr. Wb dan salam sejahtera.

Senang sekali bisa berbagi info dengan rekan-rekan sekalian. Anda tentu sudah tahu Pulau Buton bukan? Ya, tepatnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bukankah Anda sudah menyaksikan panorama indah bawah laut Wakatobi? Tentunya itu berada di Sulawesi Tenggara juga. So, Buton sudah pasti akrab di benak Anda doong.

Mulai dari keindahan pantai dan surga bawah laut Buton telah Anda saksikan di media televisi. Bahkan, kini Anda-anda mungkin sudah menikmati langsung keakraban Pulau Buton tersebut. Waah, menyenangkan sekali bukan? Apalagi menghabiskan liburan keluarga Anda dengan berwisata ke sana. Indah sekali ya?

Ohya, hampir lupa rekan-rekan sekalian. Di Buton juga menyimpan rahasia selera kuliner yang atraktif looh. Aku akan memberikan sejumlah info kuliner buton untuk memanjakan selera makanan Anda di saat lapar dan jenuh. Bukan begitu rekan-rekan sekalian? Hehehehehe

Ngomong-ngomong soal kuliner nih, di Buton yang bisa juga disebut Kota Bau-Bau (Kabupaten Buton dan Kota Bau-Bau satu pulau dan satu budaya) punya lokasi strategis untuk menikmati beragam kuliner tradisional buton. Aku akan kasih bocorannya ke rekan-rekan, hehehee.


Siapa yang tidak mengenal Pantai Kamali  di Kota Bau-Bau atau Buton? Jika Anda ingin menikmati makanan dengan view laut yang indah, nah di situlah tepatnya. Muda-mudi di buton lebih cenderung pada sore hari untuk menggoyang lidah mereka di Pantai tersebut. Minuman Saraba, Es Pisang Ijo, Pisang Goreng, Pisang Epe, Epu-epu dll tersedia di situ. Mungkin nama makanan tersebut sudah cukup umum bagi Anda-anda semua. But, rasakan perbedaan test tradisionalnya saat Anda makan dan at the same time, matahari sore hari pamit dari siang hari di hadapan Anda. Waah, enak dan menyenangkan bukaan?


Jika rekan-rekan pernah mendengar Kasuami, atau Suami dalam sebutan orang Maluku! Nama tersebut adalah sebuah jenis makanan tradisional looh! Masyarakat Buton menamainya Kasuami. Bahan kasuami adalah dari singkong yang telah dihancurkan kemudian dikukus berbentuk kerucut rekan-rekan. Muda-mudi dan Family biasanya menyediakan Ikan Bakar "Kantunu" ala buton dengan Sambal Colo-colo untuk lauknya. , penasaran bukan? Bagaimana sih sambal colo-colo itu? Silahkan menikmati juga makanan tersbut di penatapan Bukit Kolema dekat Curug Bungi.


Waaah Satu lagi nih para pecinta kuliner? Ikan Prende. Hummmmm ini nih yang membuat Tourist lokal maupun luar merasa betah di Buton. Ikan kuah kalau orang jawa menyebutnya. But, khas masakannya bisa langsung akrab dengan lidah dan selera Anda loh rekan-rekan. Beberapa teman aku dari Jakarta pernah sosialisai Kuliah Kerja Nyata ke Buton dan kuajak ke warung Parende. Then, mereka menikmatinya sambil nyelutuk, "ini soto ikan gila banget rasanya". Hahahahaa, soto ikan adalah sebutan Parende bagi teman-temanku yang baru merasakannya.

Next time, masih ada banyak lagi rekan-rekanku model makanan lainnya. Kita menikmati yang ini dulu yaa?
Parende, Kasuami, Sambal Colo-colo, Epu-epu, Pisang Epe, Pisang Goreng, Es Pisang Ijo, merupakan makanan tradisional yang juga terdapat di Pulau Buton, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.


Untuk info lokasi warung atau restoran makanan tersebut, silahkan comment atau tunggu posting berikutnya. Hulk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia dan Komersialisasi Agama dalam Film PK

EFEKTIVITAS PASAR DAN ORGANISASI EKSTERNAL DI KAMPUS

Namaku Ada di Buku Tamu: IKAMI Sulsel Jakarta