AL-SYAIKH ABDUL WAHID DI BUTON
Tahukah Anda ada berapa Pesantren di Pulau Buton? Haruskah
Anda tahu apakah ada pesantren di Pulau Buton? Tidak sedikit masyarakat Buton
yang meminati pesantren untuk melanjutkan pendidikan setelah Sekolah Dasar (SD) atau
Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Bukan begitu rekan-rekan?
Mungkin Anda pernah dengar Pesantren Hidayatullah di Kilo 6,
Al-Syaikh Abdul Wahid di Bataraguru (Putra), Al-Amanah (Putri) dan Darussalam
(Putra) di Bungi. Itulah sejumlah pesantren popular di Pulau Buton. Masih ada
beberapa lainnya yang Anda boleh torehkan pada comment di bawah. Saya beri
tinta khusus pada Al-Syaikh Abdul Wahid.
Perlu kita tahu bahwa, Pondok Pesantren Al-Syaikh Abdul
Wahid (Pon-Pes SAW) bukan secara kebetulan menggunakan nama itu. Al-Syaikh
Abdul Wahid adalah penyebar Islam pertama di Buton. Sejarahnya mungkin
rekan-rekan cukup tahu. Namun, yang saya garis bawahi di sini, Pon-Pes SAW menggunakan
nama tersebut guna mengenang historis perkembangan Islam di Buton.
Pada tahun 2008, saat Pon-Pes SAW menggelar Pentas Seni
tahunan, ada sebuah persembahan khusus dari panitia. Kelas V KMI sebagai
panitia menampilkan Drama yang menceritakan Al-Syaikh Abdul Wahid saat tiba di
Buton sampai syiarnya diterima di Kerajaan. Sungguh menarik ya rekan-rekan
pesantren tersebut! Bukankah ini hal positif dan perlu dibanggakan?
Banyak peristiwa legendaris yang terjadi di Buton. Termasuk pelestarian
seni budaya Islam pada masa Sultan Muhammad Idrus Kaimuddin. Merupakan karya
yang apresiatif bukan oleh santri-santri Pon-Pes SAW?

Komentar
Posting Komentar